Zakya Maqta
Minggu, 05 September 2010 : 36 user online

[ SAJIAN ]
 FAQ

[ AGENDA ]
<< September 2010 >>
MonTueWedThuFriSatSun
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
Tidak ada agenda

[ ARTIKEL ]

  • tasawuf hma







  • [ PENCARIAN ]

    Kata yang dicari



    di





    Home > Artikel > Detail
     

    Hiper Ruwatan

    Hiper Ruwatan juga merupakan proses lompatan kualitas jatidiri menuju minimal 70% dari rata-rata manusia bumi saat ini yang hanya berkualitas 5%. Kualitas 70% tersebut secara alamiah hanya dapat diraih dengan menjalani siklus kehidupan 330 kali. Manusia bumi saat ini rata-rata baru menjalani 80 kali siklus kehidupan, atau 80 kali dilahirkan. Hasil akhir dari Hiper Ruwatan adalah “manusia sempurna”, karena dengan kualitas jatidiri yang sangat super seseorang memiliki bekal untuk melanjutkan kehidupannya dengan lebih terbimbing olehNYA. Semua ini adalah anugerah terindah dan terhebat dari Yang Maha Mulia nan Agung kepada manusia bumi seiring perjalanan visi dan misi DAM Imperium Zakya Maqta. Yakinkan diri bahwa kita semua ada di “dalamnya”, karena kesempatan kehadiran kekuatan “TERHEBAT” tidak selalu berulang. 

    Siapa yang perlu diruwat? 
    Anak-anak umur 1 hari sampai dengan orang dewasa/lanjut usia. Bahkan, untuk bayi dalam kandungan dan orang-orang yang telah “berpindah alam” pun bisa mendapatkan manfaat Hiper Ruwatan. Satu hal, Hiper Ruwatan tidak terkendala oleh “ruang” dan “waktu”, dimanapun dan kapanpun. 

    Mengapa perlu diruwat? 
    Alasan kuatnya adalah untuk memperingan/mempermudah dalam menjalani kehidupan kedepannya. Dengan kemudahan hidup, seseorang memiliki kesempatan lebih banyak untuk bermanfaat bagi kehidupan sesama pada khususnya dan kehidupan “alam” pada umumnya, dan yang terpenting seseorang memiliki kesempatan untuk sedekat-dekatnya dengan Allah. Perlu disadari, bahwa kehidupan manusia dan bumi pada saat ini sangat mengkhawatirkan. Keseimbangan bumi hanya 35%, suatu keadaan yang sangat mencekam dan sekaligus memprihatinkan. Keadaan saat ini adalah hasil dari apa yang dilakukan (keserakahan) manusia-manusia sebelumnya hingga saat ini. Kita tidak pernah menyadari bahwa kejadian yang pernah terjadi pada jaman Nabi Nuh AS akan berulang, bahkan lebih dahsyat. Untuk direnungkan; efek dari pemanasan global adalah melelehnya gunung-gunung es di kutub. Secara keseluruhan, melelehnya gunung es akan menaikan ketinggian air laut mencapai belasan kilometer, padahal daratan tertinggi di bumi tidak mencapai 9 kilometer. Dimanakah kita tinggal ……? Kabar buruknya, kejadian tersebut dapat saja terjadi dalam hitungan beberapa tahun kedepan “jika” pertolongan Allah tidak kunjung turun. 
    Apa yang spesial dari Hiper Ruwatan? 
    Ruwatan menghasilkan manusia sempurna dengan kualitas jati diri “melampaui” manusia bumi pada umumnya, bahkan tata surya ini. Sebuah terobosan peningkatan kualitas jatidiri yang amat sangat luar biasa jika kita berkesempatan mengikuti Hiper Ruwatan. Jika dianalogikan secara sederhana, proses pencapaian menuju kualitas jatidiri 70% memerlukan proses yang cukup panjang, sekitar 330 kali menjalani siklus kehidupan. Kabar baiknya, Hiper Ruwatan tersebut hanya dapat dilakukan Imperium Zakya Maqta. Dan merupakan satu satunya di bumi ini yang dapat melakukan ruwatan dengan kedalaman yang sangat khusus. 

    Bagaimana proses ruwatan? 
    Proses Hiper Ruwatan cukup sederhana, yaitu dengan metode transfer energi hipermetafisik dan ritual dzikir. Prosesi berlangsung dihadapan dan dibimbing langsung Bapak HMA Bijak Bestari, bagi yang berhalangan hadir dapat dilakukan melalui proses Hiper Ruwatan jarak-jauh melalui pas foto dan nama. 

    Proses Hiper Ruwatan dibagi menjadi 3 (tiga) tahap ; 
    a. Tahap pertama, penghapusan kesalahan kesalahan/dosa-dosa pada kehidupan masa lalu, yaitu siklus kehidupan 1 s/d 3 periode sebelumnya. Rata-rata manusia saat ini masih mempunyai “hutang” masa lalu 60%. Proses tahap pertama ini berperan 25%. 
    b. Tahap kedua, penghapusan kesalahan kesalahan/dosa-dosa pada kehidupan periode saat ini, sejak lahir hingga masa sekarang. Rata-rata manusia melakukan kesalahan sepanjang kehidupan “saat ini” mencapai 60%, faktor tersebutlah yang menghambat manusia untuk hidup bahagia dan damai di alam akhirat. Secara rata-rata, kelak manusia jika berpindah alam akan menempati alam langit ke-5. Proses tahap kedua ini berperan 25%. 
    c. Tahap ketiga, merupakan tahap penyempurnaan (inti) dari proses Hiper Ruwatan. Tahap ini merupakan proses peningkatan kualitas jatidiri menjadi minimal 70%. Dari proses ini diharapkan setiap pribadi dapat “menemukan dirinya sendiri”, diri yang selalu terbimbing olehNYA, diri yang bisa menjawab setiap pertanyaan dalam dirinya. Proses tahap ketiga ini berperan 50%.
     
     Cetak
    Kategori :
    Dibaca : 219 kali

    IMPERIUM ZAKYA MAQTA
    Telp. : (021)  9330 1044, Email :zakyamaqta@gmail.com